Mengenal Rapid Test dan Cara Kerjanya

  • September 16, 2021

Covid-19 yang juga berdampingan dengan kehidupan sehari-hari sedikit banyak memang membawa bermacam perubahan. Memperketat kebersihan, terus menjaga kesehatan, hingga rutin melakukan test covid akhirnya menjadi hal yang wajib dilakukan. Salah satu Test covid yang dilakukan adalah Rapid Test Antigen. Rapid Test Antigen adalah salah satu test yang dilakukan untuk mendeteksi dan memeriksa kondisi tubuh apakah terdapat virus berbahaya atau tidak didalam tubuh melalui pemeriksaan darah. Pengetesan ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan seseorang apakah didalam darah terdapat tanda penurunan antibodi akibat virus. 

Bagaimana cara kerja Rapid Test Antigen?

Tim medis akan mengambil sedikit sampel darah melalui alat yang dimasukkan lewat jari berbentuk jarum kecil kemudian sampel darah akan diperiksa dan diteliti lebih lanjut untuk mencari IgG dan IgM dalam darah. 

Apa maksud IgG dan IgM dalam darah?

IgG dan IgM adalah jenis antibodi yang berkembang di dalam darah. 

IgG: muncul lebih lambat, namun ia juga bisa bertahan lebih lama dan menangkal infeksi yang sama di kemudian hari

IgM: antibodi yang diproduksi tubuh lebih awal  atau saat pertama kali terinfeksi oleh virus untuk melindungi tubuh

Kapan saat yang tepat untuk melakukan Rapid Test Antigen?

– Saat mengalami gejala demam, batuk, atau kesulitan bernapas

– Berada dilingkungan yang rentan terpapar covid-19

– Sedang tinggal atau baru saja bepergian ditempat yang terkontaminasi langsung dengan pasien covid-19

– Kontak langsung dengan pasien covid-19

– Saat baru dari covid-19

Bagaimana prosedur Rapid Test Antigen?

– Tim medis akan membersihkan permukaan jari menggunakan cairan pembersih atau alkohol

– Setelahnya tim medis akan mengambil sedikit sampel darah yang dilakukan dengan memasukkan alat berbentuk jarum halus pada jari

– Selanjutnya, sampel darah tersebut diteteskan pada alat test rapid

– Lalu cairan pelarut sekaligus reagen akan diteteskan ditempat yang sama

– Hasil test akan keluar pada 10-15 menit setelah pengetesan awal

Jika hasil test positif, kemungkinan didalam tubuh terdapat virus SARS CoV-2. Namun, perlu dilakukan test lanjutan seperti Swab Test untuk benar-benar memastikan apakah virus tersebut memang terdapat dalam tubuh. Jadi bisa dibilang Rapid Test Antigen merupakan screening test yang dilakukan untuk mendeteksi antibodi seseorang terhadap kekebalan virus. 

Home Service Rapid Test Antigen di Neomed

Kini layanan Rapid Test Antigen semakin mudah akibat pelayanan home service dari Neomed. Pasien tak perlu repot-repot keluar rumah jika ingin melakukan Rapid Test Antigen  untuk keperluan perjalanan maupun pengobatan. Setelah reservasi, tim medis akan langsung datang memberikan layanan Rapid Test Antigen terdekat untuk Anda dan keluarga.

Informasi mengenai Home Service Rapid Test Antigen:

– Rapid Test Antigen ini dikenakan biaya sebesar Rp 205.000. 

– Waktu pemeriksaan setiap hari Senin-Minggu pukul 08.00-20.00 WIB

– Hasil pemeriksaan akan keluar 15 menit setelah pemeriksaan yang dikirimkan melalui email atau whatsapp pasien

– Hanya berlaku untuk pembayaran pribadi (Tunai, Debit, dan Kredit)

– Pemeriksaan home service bisa dilakukan dengan minimal 10 orang

– Harga promo yang ditawarkan belum termasuk biaya transportasi. Biaya transportasi akan disesuaikan dengan lokasi pasien. 

Mengapa harus melakukan Home Service Rapid Test Antigen dirumah?

– Pasien lebih nyaman dan tidak perlu perlu repot keluar rumah

– Prosesnya cepat dan akurat 

– Syarat perjalanan dan pengobatan 

– Biaya relatif terjangkau

Segera lakukan reservasi pemeriksaan Home Service Rapid Test Antigen di Neomed untuk memeriksakan kesehatan Anda dan keluarga. 

3 Rekomendasi Obat Jamur Kulit untuk Ibu Hamil

  • August 26, 2021

Infeksi jamur kulit bisa terjadi pada siapa saja, namun ibu hamil lebih rentan terkena infeksi jamur misalnya jamur vagina (Kandidiasis vulvovaginal). Infeksi jamur kulit selama kehamilan biasanya bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan, tapi gatal yang ditimbulkan pasti akan membuat penderitanya tidak nyaman. 

Jika Anda tak tahan dengan rasa gatalnya, Anda bisa membeli obat jamur kulit di apotek. Simak artikel berikut untuk mengetahui rekomendasi obat jamur kulit yang aman untuk ibu hamil. 

3 Obat jamur kulit untuk ibu hamil

Untuk mengobati infeksi jamur kulit pada ibu hamil, biasanya dokter akan meresepkan obat jamur kulit dengan kandungan imidazol (seperti butokonazol, klotrimazol, mikonazol) dan antijamur triazol karena dianggap paling aman. 

Berikut ini 3 obat jamut kulit yang aman digunakan selama kehamilan.

  1. Mycorine Krim

Mycorine Krim merupakan obat jamur kulit yang bisa digunakan untuk mengatasi infeksi jamur tinea corporis (kurap), tinea pedis (kutu air), tinea kruris (infeksi jamur di selangkangan), tinea vesikolor (panu), dan kandidiasis lainnya. Obat ini mengandung miconazole nitrat 2%. 

Setelah penggunaan obat, Anda mungkin akan mengalami efek samping seperti iritasi lokal atau sensasi terbakar. Efek samping tersebut akan hilang dengan sendirinya, namun jika semakin parah segera hentikan pengobatan dan segera temui dokter.

  1. Fungares

Selanjutnya adalah Fungares, krim jamur yang juga mengandung zat aktif miconazole nitrat. Fungares merupakan obat bebas terbatas sehingga penggunaannya harus sesuai dengan anjuran dokter, apoteker, atau tenaga kesehatan lainnya. 

  1. Elocon Krim

Elocon krim termasuk obat golongan steroid yang penggunaannya membutuhkan resep dokter. Obat jamur kulit ini mengandung bahan aktif mometasone furoate yang efektif meredakan peradangan dan gatal akibt infeksi jamur kulit, juga untuk psoriasis dan dermatitis atopik. 

Biasanya dokter hanya akan memberikan Elocon krim kepada ibu hamil jika dirasa manfaat dari obat lebih besar daripada kemungkinan efek sampingnya.

Tips mencegah infeksi jamur kulit pada ibu hamil

Metode pencegahan yang dilakukan tidak pasti akan melindungi ibu hamil dari infeksi jamur kulit. Namun Anda tetap bisa mengurangi risiko infeksi jamur, terutama jamur vagina dengan cara berikut:

  • Pilih celana dalam berbahan katun

Bahan katun menyerap keringat dan bisa membuat kulit bisa bernapas, Hindari menggunakan celana dalam yang terlalu ketat, dan disarankan untuk melepas pakaian dalam sebelum tidur.

  • Selalu gunakan celana kering

Ganti pakaian Anda setiap kali basah dengan pakaian bersih dan kering. Hindari mengenakan pakaian renang basah atau pakaian olahraga dalam waktu yang lama. 

  • Konsumsi probiotik

Makanan yang mengandung probiotik, seperti yogurt yang mengandung bakteri Lactobacillus acidophilus bisa membantu menjaga pH vagina tetap seimbang dan mencegah perkembangan bakteri jahat berlebih.

  • Hindari produk yang mengandung parfum

Jangan menggunakan produk kebersihan yang mengandung parfum dan berwarna. Hindari douching untuk sementara waktu jika Anda terbiasa menggunakannya. 

  • Bersihkan area genital dengan benar

Untuk mencegah penyebaran bakteri dan jamur, bersihkan area genital dari arah ke depan ke belakang. Membersihan dengan arah sebaliknya dapat meningkatkan risiko infeksi salurah kemih (ISK).

Catatan

Mencegah dan mengobati jamur kulit bisa dilakukan dengan perawatan rumahan dan cara alami. Tapi jika Anda tertarik untuk menggunakan obat jamur kulit, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

Sebagian besar obat jamur kulit mengandung bahan keras bagi ibu hamil sehingga penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter.

6 Contoh Obat Antibiotik Untuk Berantas Penyakit Kulit

  • August 19, 2021

Memang rasanya sangat tidak mengenakkan saat anda sedang menderita penyakit kulit. Berbagai perasaan gatal yang berkecamuk, juga iritasi yang ditimbulkan membuat anda tidak nyaman untuk tidur. Pastinya anda langsung merasakan perasaan yang tidak enak, kan? Jangan tunggu sampai parah. Coba atasi dengan obat antibiotik untuk mengurangi rasa nyeri dan juga menghentikan gejalanya. Sebagai rekomendasi, berikut ini contoh obat antibiotik untuk mengobati penyakit kulit yang anda derita:

1. Amoxicillin Pharma Kaplet 500 Mg

Berantas bakteri yang menggerogoti tubuh anda dengan Amoxicillin Pharma Kaplet. Ini merupakan obat keras yang dirancang untuk mengatasi berbagai macam penyakit, termasuk diantaranya penyakit kulit, radang tenggorokan, saluran kemih, hidung, serta telinga. Infeksi yang bisa diobati dengan Amoxicillin memang sangatlah banyak. 

Meski begitu, tidak serta merta obat Amoxicillin bisa digunakan untuk mengatasi berbagai macam keluhan. Demam dan Flu tidak bisa diobati dengan Amoxicillin. Gunakan Amoxicillin untuk mengatasi penyakit kulit anda saat dirasa gejala ruam dan gatal sudah muncul. Namun, bila terjadi tanda-tanda kulit mengelupas atau melepuh, silahkan hentikan penggunaan dan segera konsultasikan dengan dokter. 

2. Azithromycin Kaplet 500 Mg

Contoh obat antibiotik lain yang digunakan untuk mengatasi keluhan penyakit kulit adalah Azithromycin Kaplet. Obat ini berguna melawan bakteri ringan yang menyerang kulit. Bagi penderita penyakit kulit pada kelamin, bisa manfaatkan Azithromycin Kaplet sehari sekali. Anda pun bisa menggunakannya selama lima hari sampai penyakit sudah sembuh. Namun, tetap perhatikan takaran dosisnya. Anda tidak boleh menggunakannya dalam jangka panjang. Pasalnya, efek samping Azithromycin kaplet ini berkaitan dengan gangguan pencernaan. 

3. Clindamycin Kapsul 150 mg

Obat antibiotik Clindamycin Kapsul, digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Obat ini digunakan untuk mengatasi berbagai macam infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Tak hanya untuk mengatasi gangguan penyakit kulit, obat antibiotik ini juga sangat bagus digunakan untuk mengatasi berbagai macam keluhan seperti permasalahan darah dan juga organ reproduksi wanita. Obat keras ini memerlukan resep dokter untuk pengaturan dosisnya. 

4. Doxycycline Yarindo Kapsul 100 mg

Obat antibiotik ini digunakan untuk mengatasi berbagai macam infeksi di berbagai macam jaringan lunak, saluran kemih, serta saluran pernafasan. Konsumsi setiap harinya sebelum atau sesudah makan untuk mendapatkan berbagai macam manfaatnya. Sebelum mengonsumsinya, pastikan untuk mendapatkan resep dokter. Pasalnya, Doxycycline merupakan obat keras yang memerlukan saran konsumsi. Selain itu, beberapa penderita penyakit tertentu seperti Myasthenia Gravis dan gangguan ginjal serta hati dilarang mengonsuymsy Doxycycline. 

5. Erythromycin Yarindo Tablet 500mg 

Anda yang sedang mengalami infeksi jaringan lunak dan juga kulit, bisa gunakan Erythromycin sebagai obat untuk mengatasi berbagai keluhan. Anda juga bisa menggunakan Erythromycin untuk mengobati masalah Jerawat yang mengganggu. Pastikan untuk mengonsumsinya setiap hari ketika perut dalam keadaan masih kosong. Disarankan untuk mengonsumsinya 30 menit sebelum makan siang. 

6. Mupirocin Salep 2%

Selain digunakan untuk mengatasi infeksi kulit, namun obat antibiotik Mupirocil Salep juga bisa digunakan untuk mencegah terjadinya pertumbuhan bakteri. Selain itu, untuk anda yang ingin mengatasi iritasi pada ketiak, bisa gunakan obat ini dengan mengoleskannya tipis-tipis. 

Beberapa contoh obat antibiotik ini sangat baik digunakan untuk memberantas masalah penyakit kulit anda. Pastikan untuk meminta resep dokter karena daftar obat antibiotik yang tertera di sini adalah obat keras. Jangan sampai melewatkan jadwal oles atau menggandakan dosis supaya tidak terjadi efek samping.