dexaharsen

Penderita Alergi, Atasi Reaksi Gatal dengan Obat Dexaharsen

  • July 30, 2021

Salah satu reaksi alergi yang paling umum terjadi adalah gatal-gatal di area kulit. Ketika Anda mengalami reaksi yang seperti ini, cobalah untuk mengatasinya menggunakan obat Dexaharsen.

Obat yang satu ini merupakan obat yang memiliki fungsi untuk meredakan peradangan akibat reaksi alergi. Secara khusus, reaksi alergi yang bisa diatasi oleh obat ini adalah reaksi berupa gatal-gatal.

Mengenal tanda gatal sebelum mengonsumsi Dexaharsen

Setiap orang bisa memiliki reaksi alergi yang berbeda-beda. Ada reaksi berupa bersin-bersin atau pilek, ada juga reaksi yang berhubungan dengan gangguan pernapasan berat.

Apabila reaksi terjadi pada kulit, maka kulit akan menjadi kemerahan, tampak beruam, serta gatal-gatal. Rasa gatal yang disebabkan oleh alergi bisa saja tidak tertahankan. 

Inilah yang menjadi tanda bahwa Anda perlu segera mengonsumsi obat Dexaharsen. Jangan tunggu sampai gejala gatal di kulit menjadi semakin parah.

Perlu Anda perhatikan, alergi yang menyerang kulit biasanya bisa terjadi akibat adanya kontak dengan pemicu alergi atau alergen. Kemerahan dan rasa gatal di kulit adalah wujud dari zat alergen yang menyerang sistem kekebalan tubuh Anda. 

Mungkin saja, reaksi alergi tidak langsung muncul setelah melakukan kontak dengan alergen. Butuh waktu beberapa saat sebelum reaksi tersebut benar-benar dirasakan.

Zat alergen yang memicu alergi pada kulit bisa bermacam-macam. Ada zat kimia pada produk pembersih tubuh, obat-obatan, alergi makanan, udara dingin, dan lain sebagainya.

Perhatian saat mengonsumsi obat

Kenali lebih dulu obat yang akan Anda gunakan secara mendalam sebelum mengonsumsinya. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika mengonsumsi Dexaharsen, seperti:

  • Dosis pemakaian

Jangan gunakan obat melebihi dosis yang dianjurkan. Biasanya, Anda bisa mengetahui anjuran pemakaian obat pada kemasan produk.

Untuk anak-anak, dosis yang disarankan adalah sebanyak 0,08 sampai dengan 0,3 mg sebanyak 3-4 kali sehari. Sementara, untuk orang dewasa, dosisnya sebesar 0,5-10 mg per hari.

  • Komposisi obat

Obat ini secara khusus menggunakan komposisi utama berupa deksametason sebanyak 0,5 mg. Kandungan deksametason ini merupakan kandungan yang sangat umum digunakan dalam obat alergi untuk menekan proses peradangan akibat reaksi alergi.

Deksametason pada dasarnya tergolong sebagai obat kortikosteroid. Apabila Anda sedang menjalani pengobatan tertentu atau memiliki alergi terhadap kortikosteroid, sebaiknya berhati-hati ketika akan mengonsumsi obat Dexaharsen.

  • Pembelian dengan resep

Sayangnya, tidak seperti beberapa jenis obat alergi lainnya, obat ini tidak bisa Anda beli secara bebas. Anda memerlukan resep dokter untuk bisa mendapatkan obat ini.

Karena itu, hindari pemakaian yang terlalu berlebihan atau tidak sesuai dengan arahan dari dokter. Pastikan Anda sudah berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan sebelum mengonsumsi obat ini.

  • Risiko efek samping

Sama seperti obat umum lainnya, obat ini juga bisa memicu risiko efek samping. Tapi, Anda tidak perlu khawatir, karena efek sampingnya cenderung ringan, bisa membaik dengan sendirinya, serta tidak terlalu sering terjadi.

Efek samping yang mungkin akan Anda alami adalah kelemahan otot. Selain itu, pemakaian obat ini juga bisa menyebabkan gangguan siklus haid serta pusing atau sakit kepala.

Jangan sembarangan mengonsumsi obat tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda. Mendapatkan arahan dari dokter bisa meminimalisir risiko efek samping yang mungkin timbul akibat pemakaian obat.

Apabila Anda mengalami kondisi tertentu atau sedang menjalani pengobatan lain, pastikan obat lain tersebut tidak memicu reaksi negatif ketika dikonsumsi bersamaan dengan Dexaharsen.

Memaknai Jamu Sebagai Obat Pegal Linu

  • July 30, 2021

Ketika seseorang melakukan aktivitas fisik berlebihan, ada kemungkinan besar dia akan terserang pegal linu. Terlebih, jika sebelum-sebelumnya, dia sama sekali atau jarang melakukan aktivitas fisik. Kalau sudah begini, badan rasanya tidak keruan dan kemungkinan besar dia akan melakukan sesuatu sebagai upaya menemukan obat pegal linu.

Salah satu upaya paling populer untuk mengatasi pegal linu adalah pijat. Memijat bagian tubuh yang terasa pegal memungkinkan area itu menjadi rileks dan rasa pegal yang dikeluhkan bisa mereda. 

Apalagi jika selama pijatan tersebut memanfaatkan krim, salep, atau bahan-bahan lain, semisal balsem atau minyak gosok, yang memang dikhususkan sebagai salah satu obat pegal linu.

Akan tetapi, ada pula segolongan orang yang memilih mengobati pegal linu yang dirasakannya “dari dalam”. Frasa “dari dalam” merujuk pada konsumsi obat-obatan, baik itu medis maupun herbal, melalui mulut atau secara oral. Namun, pada kategori ini, rasanya hampir lebih banyak orang minum obat pegal linu herbal, ketimbang obat medis.

Obat pegal linu herbal sering kita sebut sebagai jamu. Jamu pegal linu ada banyak macamnya, tergantung bahan alami apa yang dimanfaatkan. Jamu pegal linu pun bisa dengan mudah ditemukan di pedangan jamu keliling ataupu ndi kios-kios jamu pinggir jalan. 

Jamu, memang telah menjadi semacam warisan budaya atau sesuatu yang kita, masyarakat Indonesia, yakini dan percayai dapat memberikan khasiat tertentu pada tubuh.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bahwa tiap-tiap produk jamu obat pegal linu mungkin sekali memanfaatkan bahan-bahan alami yang berbeda, meski pada kenyataannya bahan-bahan alami yang digunakan itu-itu saja. Semisal ada beras kencur, temulawak, jahe, kunyit, dan sebagainya.

Bahan-bahan di atas, pada dasarnya, aman untuk dikonsumsi manusia. Oleh karenanya, meminum jamu sebagai obat pegal lini pun dapat terbilang aman. Namun, tentu ada semacam aturan atau hal-hal yang perlu diwaspadai terkait pemanfaatan atau konsumsi jamu untuk pegal linu.

Pasalnya, ada satu pernyataan bahwa jamu obat pegal linu justru bisa membahayakan jantung pada orang-orang tertentu. Oleh karenanya, seorang dokter spesialis penyakit dalam di Jakarta, dokter Mangatas SM Manalu, SpPD. tidak merekomendasikan jamu pegal linu bagi penderita gangguan jantung.

Meski dinyatakan mampu mengurangi rasa lelah, pegal linu, nyeri pada otot-otot dan tulang-tulang di seluruh tubuh setelah bekerja, berolahraga atau melakukan perjalanan jauh atau bepergian, dokter Mangatas menegaskan pada beberapa kasus yang ditemukan pada razia Balai POM Depkes, didapatkan jamu-jamu tersebut berisi antiinflamasi nonsteroid yakni sejenis ponstan atau steroid (sejenis prednison/deksametason) yang dapat merusak sendi, menyebabkan perdarahan saluran cerna atau lambung, meningkatkan kadar gula darah, dan dapat menginduksi hipertensi.

Selain itu, konsumsi atau penggunaan jamu pegal linu dengan kuantitas yang sering dan dalam jangka waktu yang lama dapat memicu kondisi medis lain seperti gastritis atau peradangan lambung, ulkus gaster atau tukak lambung, hingga perforasi gaster atau kondisi di mana terjadi pecah lambung.

Jika sudah terjadi tukak lambung, maka dapat terjadi beberapa komplikasi seperti muntah darah, BAB darah warna kehitaman, anemia atau kurang sel darah merah, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, sebaiknya jika seseorang sering merasakan pegal linu, tak ada salahnya sesekali mengunjungi dokter agar diberi solusi masalah yang tepat.

Minum jamu sebagai obat pegal linu memang diperbolehkan dan aman-aman saja, tetapi perlu diingat juga untuk jangan sampai seseorang bergantung pada produk ini. Ketergantungan bisa membuat seseorang hilang kendali atas sesuatu, jika ini terjadi bukan tidak mungkin efek samping di atas bisa dialami.

Camu-Camu di Dalam NIVEA Extra White Radiant and Smooth

  • July 22, 2021

NIVEA Extra White Radiant and Smooth menjadi salah satu produk NIVEA yang memadukan bahan alami dengan bahan-bahan sintetis untuk mendapatkan manfaat yang optimal bagi kulit. Di dalam produk ini, NIVEA memanfaatkan camu-camu berry.

Di laman resminya, NIVEA menuliskan bahwa ekstrak beri camu-camu yang digunakannya mampu menyediakan vitamin C hingga 40 kali lebih banyak. Jumlah tersebut diyakini cukup efektif dalam memberikan manfaat kulit cerah yang merata.

Memangnya seajaib itukah beri camu-camu? Bahan alami macam apa camu-camu berry ini? Kok, sepertinya hampir sebagian besar masyarakat Indonesia masih asing dengan bahan ini, ya? Nah, artikel ini akan coba membahas camu-camu. Jadi, pastikan baca sampai habis, ya.

Mungkin, di antara para pembaca sudah ada yang mendapatkan sedikit informasi ketika sebelum-sebelumnya camu-camu selalu ditulis beriringan dengan ‘beri’ atau ‘berry’. Yak, benar belaka bahwa camu-camu termasuk ke dalam kelompok beri-berian, seperti blueberi, raspberi, dan lain sebagainya.

Beri camu-camu punya ukuran sebesar buah ceri. Saat matang, camu-camu berwarna kuning kemerahan. Negara-negara di Amerika Selatan seperti Peru, Brazil, Colombia, dan Venezuela merupakan tempat terbaik untuk buah ini tumbuh dan berkembang. 

Sama seperti buah di kelompok beri-berian lain, camu-camu memiliki base rasa yang masam ketika dimakan langsung. Awalnya, “superfood” ini mulai dikenal karena kandungan vitamin C serta antioksidannya yang tinggi. 

Menurut Food Data Central. U.S. Department of Agriculture, beri camu-camu diketahui dapat membantu menjaga daya tahan tubuh dan mencegah kerusakan sel karena radikal bebas, bahkan berguna untuk mengurangi berat badan sehingga cocok untuk menu diet. Celah itulah yang rupanya dimanfaatkan NIVEA untuk membuat sebuah produk yang kini kita kenal dengan Extra White Radiance and Smooth.

Pada akhirnya, para produsen produk-produk skincare atau kecantikan secara umum mulai melirik bahan ini. Berkat nutrisi yang dikandungnya, camu-camu diyakini bisa dimanfaatkan secara baik untuk kesehatan kulit. Di antara beberapa manfaat camu-camu untuk kulit yang bisa dihimpun adalah:

  • Atasi hiperpigmentasi

Berkat kandungan vitamin C dan juga niacin yang tinggi di dalamnya, camu camu berry bermanfaat untuk mengontrol produksi melanin pada kulit, sehingga flek hitam akibat paparan sinar matahari dan warna kulit yang kurang merata bisa tersamarkan. Ini sesuai dengan salah satu indikasi atau keunggulan yang “dijual” oleh NIVEA Extra White Radiance and Smooth.

  • Melindungi kulit dari radikal bebas

Tak hanya kaya dengan kandungan vitamin C, camu-camu berry juga kaya akan kandungan flavonoid, beta karoten, dan beberapa turunan vitamin A yang bekerja sebagai antioksidan yang memberikan perlindungan untuk kulit dari sinar UV yang dapat menyebabkan hiperpigmentasi dan munculnya tanda-tanda penuaan dini. 

  • Mencerahkan kulit

Sejalan dengan manfaatnya untuk mengatasi hiperpigmentasi dan kulit kusam akibat radikal bebas, camu-camu berry juga bermanfaat dalam mencerahkan kulit karena memiliki kemampuan mengangkat tumpukan sel kulit mati pada kulit. 

  • Menangkal penuaan dini

Masih berkat kandungan vitamin C serta antioksidannya yang tinggi (bahkan tercatat 30 kali lebih tinggi daripada kandungan vitamin C pada jeruk), camu-camu berry dapat menstimulasi produksi kolagen dalam kulit untuk melawan tanda-tanda penuaan dini seperti keriput dan garis-garis halus. 

Kandungan berry camu-camu ini bisa menjadi sangat bermanfaat apabila berhasil diformulasikan dengan baik oleh produsen. Adapun pada produk NIVEA Ekstra White Radiance and Smooth, apabila digunakan secara teratur manfaat yang didapat adalah kulit cerah yang merata serta terlindungi dari radikal bebas, sekaligus melembapkan dan menghaluskan kulit sehingga terasa nyaman sepanjang hari.

Cek Harga Antigen di 7 Bandara Indonesia Ini

  • July 1, 2021

Rapid test antigen adalah salah satu cara untuk mendeteksi keberadaan virus Covid-19 dalam tubuh manusia. Tes ini dinilai memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan rapid test antibodi. Namun, harga antigen ini memang lebih mahal dibanding rapid test antibodi dan lebih murah dibanding tes PCR. 

Sebelumnya harga antigen ini cukup bervariasi yakni kisaran Rp375.000 – Rp600.000. Untuk mencegah terjadinya praktik permainan harga, akhirnya pada 18 Desember 2020 pemerintah menetapkan harga tertinggi tes antigen Rp250.000 untuk Pulau Jawa dan Rp275.000 untuk Luar Pulau Jawa. Ketetapan ini tertuang dalam Surat Edaran No HK.02.02/I/4611/2020. 

Bagi rumah sakit maupun klinik yang menerapkan harga tes antigen lebih mahal dari yang sudah ditetapkan pemerintah akan dikenakan sanksi. Adapun sanksi yang dikenakan yakni mulai dari pemberitahuan, pemanggilan, sampai langkah-langkah yang lebih berat terkait perizinan sesuai dengan berat atau ringannya pelanggaran yang dilakukan. 

Nah, bagi Anda yang ingin melakukan tes antigen untuk keperluan bepergian ke luar kota tapi tidak sempat ke rumah sakit atau klinik, Anda bisa melakukan tes di bandara. Berikut 7 bandara yang menyediakan tes antigen.

1. Bandara I Gusti Ngurah Rai

Anda dapat melakukan tes antigen di Bandara I Gusti Ngurah Rai, tepatnya berlokasi di area Ex-Gedung Wisti Sabha, dekat terminal keberangkatan domestik. Layanan tes antigen ini tersedia setiap hari mulai pukul 07.00 – 19.00 WITA. Untuk harga antigen sendiri Rp170.000 dan hasil pemeriksaan akan keluar kurang lebih 15 menit. Cepat sekali bukan?

Mulai 9 April 2021 lalu,  Bandara I Gusti Ngurah Rai juga sudah menyediakan tes GeNose C19 yaitu salah satu tes untuk mendeteksi virus corona di tubuh manusia melalui hembusan nafas. Harga tes ini lebih terjangkau dibandingkan tes antigen, antibodi, maupun PCR yakni Rp40.000.

2. Bandara Soekarno-Hatta

Tidak hanya Bandara I Gusti Ngurah Rai saja yang menyediakan layanan tes antigen. Bandara Soekarno Hatta juga menyediakan layanan tersebut  Harga antigen di bandara ini Rp200.000 dan hasil akan diterima dalam waktu 15 menit setelah pemeriksaan. 

Selain itu, bandara yang terletak di Cengkareng ini juga menyediakan tes PCR dengan harga Rp800.000 dan rapid test antibodi Rp85.000. 

3. Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang

    Harga antigen di bandara ini dibanderol Rp170.000 dan hasil dapat Anda ketahui  dalam 

1 jam setelah pemeriksaan. Layanan ini tidak hanya dapat digunakan oleh calon 

penumpang saja, tetapi masyarakat umum juga dapat menggunakan layanan ini. 

Bagi calon penumpang, pihak bandara mengimbau untuk melakukan tes H-1 atau 3 jam 

sebelum keberangkatan. 

4. Bandara Internasional Yogyakarta

Sama seperti Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Internasional Yogyakarta juga menyediakan layanan tes antigen dengan harga Rp170.000. Berlokasi di sisi barat lantai Mezzanine Gedung Penghubung, hasil pemeriksaan akan keluar 30 menit setelahnya. 

Bandara ini juga sudah menyediakan tes GeNose C19 dengan harga Rp40.000. Tes  ini 

berlokasi di sisi timur lantai Mezzanine Gedung Penghubung, Bandara Internasional 

Yogyakarta dengan waktu pemeriksaan setiap hari mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB.

5. Bandara Kualanamu Medan

Dengan harga Rp200.000 Anda sudah bisa melakukan tes antigen di Bandara Kualanamu Medan. Waktu pemeriksaan mulai dari pukul 04.00 – 20.00 WIB. Anda dapat mengetahui hasil pemeriksaan sekitar 15 – 30 menit setelahnya.

6. Bandara Husein Sastranegara Bandung

Harga antigen di Bandara Husein Sastranegara ini dibanderol Rp175.000 dan hasil akan keluar sekitar 15 menit setelah pengambilan sampel. Anda dapat mulai melakukan pemeriksaan pada pukul 07.00 – 17.00 WIB.

7. Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru

Layanan tes antigen juga tersedia di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II, 

Pekanbaru, Riau. Buka setiap hari pukul 06.00 – 19.00 untuk layanan tes antigen dengan 

tarif Rp200.000 dan hasil pemeriksaan akan keluar setelah 15 menit pengambilan sampel.

Itulah harga antigen di 7 bandara di Indonesia. Harganya cukup bervariasi, namun tidak melebih harga tes antigen yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Jika Anda ingin menggunakan layanan tes antigen di bandara, usahakan Anda datang lebih awal dari jadwal keberangkatan agar tidak perlu mengantri lama.